Jumat, 11 Agustus 2017

Debian 8.2.0 Jessie

Welcome to my blog

 

Nama: Devrio Nur Fajri P.W                                         Tanggal: 11 Agustus 2017

Kelas: XI TKJ 1                     Debian 8 Jessie             Nilai:

Mata pel : Admin Server                                             Nama Guru: Pak Rahmat


Daftar Isi:

I. Pendahuluan

II. Alat dan Bahan

III. Keselamatan Kerja

IV. Gambar dan Langkah Kerja

V. Kesimpulan

VI. Referensi

I. Pendahuluan 

Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang popmuler dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

Debian terkenal dengan sikap tegas pada filosofi dari Unix dan perangkat lunak bebas. Debian dapat digunakan pada beragam perangkat keras, mulai dari komputer jinjing dan desktop hingga telepon dan server. Debian fokus pada kestabilan dan keamanan. Debian banyak digunakan sebagai basis dari banyak distribusi GNU/Linux lainnya.

Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.



II. Alat dan Bahan 
- Seperangkat PC atau Laptop
- Flashdisk
- ISO Debian 8 Jessie
- Oracle Virtual Box

III. Keselamatan Kerja 
- Berdoa Sebelum Praktek
- Mematuhi Perintah Pembing-bing
- Memakai Jas Praktek

IV. Gambar dan Langkah Kerja

A. Menginstall Sistem Operasi Debian 8.2.0 Di Virtual Box

1.Buatlah Nama,type dan version dari sistem operasi yang akan kamu install seperti di gambar dibawah ini.




2. Setelah itu aturlah RAM untuk sistem operasimu sesuaikan dengan RAM komputermu.





3. Lalu pilih create a virtual hard disk now untuk membuat virtual harddisk > create








4. Disini anda akan memilih type file harddisk, pilihlah VDI (VirtualBox Disk Image).






5. Pilihlah Dynamically allocated lalu next.






6. Disini kita akan memilih ukuran hard disk untuk sistem operasi, saya menggunakan 8GB untuk hard disk, lalu klik create.





7.  Langkah awal untuk bahan penginstalan telah selesai, untuk langkah selanjutnya klik pengaturan yang disamping New/Baru.



8. Kita ke System, dan ubah urutan boot order seperti digambar.



9. Lalu kita pergi ke storage, dan masukanlah ISO yang sudah anda siapkan di gambar CD di samping Optical Drive (IDE Secondary Master) lalu klik ok.



10. Selanjutkan klik mulai untuk memulai proses penginstalan Debian 8.2.0.


11. Klik Install untuk memulai proses install.


12. Selanjutnya kita akan memilih bahasa yang akan digunakan, kita pilih Bahasa Indonesia.


13.  Lalu pilih YA untuk melanjutkan.


14.  Selanjutnya kita akan memilih Lokasi, kita pilih Indonesia.


15. Selanjutnya kita akan memilih pengaturan keyboard, karena kita menggunakan US Keyboard kita pilih Inggris Amerika.


16. Setelah itu tunggulah hingga proses memuat komponen tambahan selesai.


17. Lalu tunggulah kembali hingga proses menunggu alamat link-local selesai.


18. Selanjutnya kita akan mengisi nama host untuk sistem operasi, masukan nama host anda lalu klik lanjutkan.


19. Selanjutnya kita akan mengisi nama domain, gunakan debian.org lalu klik lanjutkan.


20. Selanjutnya kita akan membuat kata sandi root untuk sistem operasi, saya menggunakan kata sandi r4h4s14.


21. Selanjutnya kita kembali masukan kata sandi root yang telah dibuat untuk verifikasi.


22. Selanjutnya kita buat nama pengguna untuk sistem operasi, isilah nama pengguna lalu klik lanjutkan.


23. Selanjutnya kita buat nama akun anda, isilah nama akun lalu klik Lanjutkan.


24. Selanjutnya buatlah kata sandi pengguna, saya menggunakan sandi secret.


25. Selanjutnya masukan kembali kata sandi pengguna untuk verifikasi.


26. Selanjutnya kita akan memilih zona waktu, pilihlah zona waktu sesuai tempat anda tinggal.


27. Selanjutnya tunggulah hingga proses memuat proses tambahan selesai.


28. Setelah proses memuat prose tambahan selesai kita akan mengatur partisi hard disk untuk sistem operasi, pilihlah Terpadu -- gunakan seluruh harddisk.


29. Lalu klik enter.


30. Lalu pilih semua berkas disatu partisi (disarankan untuk pemula).


31. Sekarang anda telah selesai membuat partisi harddisk, lalu klik selesai mempartisi untuk melanjutkan proses penginstalan.


32. Selanjutnya pilih Ya.


33. Setelah itu tunggulah hingga proses memasang sistem dasar selesai.


34. Lalu tunggu kembali hinggal proses mengatur apt selesai.


35. Selanjutnya kita akan dihadapkan dengan pemindaian CD tambahan kliklah tidak.


36. Setelah itu anda akan dihadapkan dengan penggunaan jaringan cermin, kliklah Tidak.


37. Selanjutnya tunggulah hingga proses memilih dan memasang perangkat lunak selesai.


38. Selanjutnya anda akan dihadapkan dengan survey, pilih Tidak untuk melanjutkan.


39. Selanjutnya anda akan memilih perangkat lunak mana yang akan di instal, pilih seperti digambar lalu enter.


40. Setelah itu anda harus kembali menunggu proses memilih dan memasang perangkat lunak selesai.


41. Selanjutnya anda akan ditawarkan untuk memasang boot loader GRUB pilih Ya.


42. Lalu pilih /dev/sda.


43. Setelah itu tunggulah hingga proses memasang boot loader GRUB selesai.


44. Nah sekarang proses instalasi telah selesai pilih lanjutkan.



45. Selanjutnya anda klik enter untuk melanjutkan.


46. Selanjutnya anda akan login masukan nama pengguna yang telah anda buat.


47. Setelah itu masukan sandi yang telah dibuat yaitu secret, jangan heran jika tidak muncul tulisan apapun saat memasukan password karena itu untuk keamanan anda.


48. Setelah login kita matikan sistem operasi dengan mengetik "su"


49. Lalu masukan sandi yaitu r4h4s14 lalu enter.


50. Lalu masukan kode sytemctl poweroff untuk mematikan sistem operasi debian.


51. Nah sekarang anda telah selesai menginstal Debian 8.2.0.


B. Cara Mengcopy atau Membackup *.vdi; untuk Debian 8.2.0

1.  Carilah VirtualBox VMs di Drive C lalu copykan debiancopy.


2. Pastekanlah debiancopy ke drive D.


3. Tunggu hingga proses paste debiancopy selesai.


4. Setelah itu bukalah cmd dengan mengetik windows+R. 


5. Selanjutnya ketiklah cd\Program Files\Oracle\VirtualBox lalu enter.


6. Selanjutnya ketiklah Vboxmanage internalcommands sethduuid "d:\debiancopy.vdi" lalu enter.



7. Nah jika di cmd anda sama seperti digambar dibawah maka anda berhasil membackup file *.vdi.



8. Selanjutnya copykan debiancopy.


9. Lalu pindahkanlah ke flashdisk anda.



C. Mereset Password Root Debian 8 Jessie

1.  Klik baru dan buat nama sistem operasi debiancopy lalu klik lanjut.


2. Aturlah besarnya RAM sesuai RAM di PC/Laptop anda.


3.  Pilih gunakan berkas hard disk virtual yang ada.


4. Lalu klik simbol di samping Kosong seperti digambar.


5. Lalu carilah debiancopy lalu klik open.


6. Selanjutnya kliklah buat.



7. Setelah itu kliklah Mulai.



8. Lalu klik masukan lalu klik Ctrl+Alt+Del.


9. Bersiaplah untuk memencet tombol E ketika tampilan ini muncul.


10. Setelah itu anda akan masuk ketampilan seperti dibawah.


11. Selanjutnya carilah linux     /boot/vmlinuz (sampai dengan) ro quiet.


12. Setelah ketemu tambahkan init=/bin/bash seperti digambar lalu ketik Ctrl+X untuk melanjutkan proses booting komputer, dan jika tidak error anda akan langsung masuk shell sebagai root.


13. Selanjutnya mouting ulang root agar bisa mengedit password dengan perintah: mount -n -o remount rw /.



14. Lalu gantilah password dengan perintah: passwd.



 15. Selanjutnya masukan password baru anda, saya menggunakan sandi rahasia123.


16. Lalu masukan kembali password baru anda.


17. Jika tampilan cmd anda seperti digambar maka anda berhasil mengganti password baru.


18. Selanjutnya reboot server dengan menglik masukan > papan ketik > Ctrl+Alt+Del.


19. Tunggulah hingga tampilan ini muncul lalu klik enter.



20. Selanjutnya anda harus login masukan nama pengguna devrio.



21. Setelah itu masukan password secret.


22. Lalu masukan perintah: su.


23. Masukan sandi baru yaitu rahasia123.


24. Lalu masukan perintah untuk mematikan debian 8 yaitu systemctl poweroff.


25. Nah sekarang anda berhasil dalam mereset password debian 8.



V. Kesimpulan
- Dalam penginstalan debian 8 diperlukan Spek PC atau laptop yang memenuhi spesifikasi minimum debian 8 kalo bisa melebihi spesifikasi minimum untuk mendukung proses penginstalan dan juga menstabilkan proses pengolahan data dalam pemakaian.

- Dalam melakukan backup file .vdi debian kita sebelumnya harus tahu dimana file .vdi debian yang telah kita install tersimpan di drive mana dan difolder mana? karena tidak semua PC atau Laptop menyimpan di drive dan folder yang sama dengan begitu akan memudahkan kita dalam memulai proses backup.

- Melakukan reset password root diperlukan jika sewaktu-waktu kita lupa password root dari sistem operasi debian 8 kita yang nantinya password root tersebut akan digunakan untuk melakukan konfigurasi server.

VI. Referensi 

- Praktek di Lab
- Pdf tkjteacher.wordpress.com
- https://id.wikipedia.org/wiki/Debian















Debian 8.2.0 Jessie

Welcome to my blog   Nama: Devrio Nur Fajri P.W                                         Tanggal: 11 Agustus 2017 Kelas: XI TKJ 1    ...